Selasa, 31 Maret 2015

Islam Kota, Islamisme, dan Kafir


faiz 
KALAU ingat-ingat masa lalu, ambil saja rentang era 1980 hingga 1990-an, pesona Islam di ruang publik Indonesia tak sekuat dan tak seseram seperti sekarang ini. Di masa itu, suasana perkotaan nampak ‘sekular’ sementara di desa-desa pesona agama tampak teduh tanpa banyak kegaduhan isu-isu keagamaan.